Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2021

Fra (Saatnya Membuka Kunci Luka Ini)

Kali ini aku percaya Fra, ketika segenggam luka tidak terlalu digenggam maka ia akan terlepas sendirinya. Begitu pula dengan sekotak luka yang pernah kamu hadiahkan padaku waktu hujan terakhir di hari Minggu sebelum perpisahan itu. Dulu aku menyimpannya rapat, menyembunyikan kuncinya, dan menutupi rupanya, agar orang-orang tidak pernah menemukannya. Karena aku hanya ingin kamu seorang, hanya ingin kamu yang membukanya dan mencoba menyembuhkannya. Namun, sampai saat aku menulis kalimat tadi, belum ada tanda-tanda kamu akan kembali, bahkan bayangmu tidak pernah kelihatan lagi setelah kamu memaksaku untuk menghentikan semua perasaan itu.  Dan apa kau tau Fra? Setelah beberapa kali aku tertampar kenyataan, aku masih terus-terusan berkhayal untuk selalu berada di sampingmu. Kalaupun harus jauh darimu, aku hanya ingin sebatas ujung penglihatan matamu. Karena memang begitulah rasaku padamu, ketika kamu meminta hatiku untuk pertama kalinya, aku langsung memberimu semuanya tanpa tersisa. Ka...