Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2018

DDMS part 2

hampir 24 jam aku habiskan waktu bersamamu bercanda tawa dan berbagi cerita kamu bagaikan pelita yang menerangi dalam gelap malamku kamu bagaikan angin yang menyejukkan nuraniku aku bahkan tak sampai hati untuk membohongimu aku mencintaimu. sungguh tapi aku tak berani mengatakan padamu dalam setiap detik yang kulalui bersamamu membangun banyak pengkhianatan banyak kebohongan datang silih berganti hanya karena hatiku mulai goyah karena ulahmu berkali-kali sudah aku maki diri ini mencari celah untuk lari darimu membuang semua pikirku tentangmu menepis semua rasa rindu saat aku tak bersamamu aku selalu takut menatap matamu kamu yang paling tau tentangku karena diam-diam mencintai sahabat sangat menyakitkan

DDMS

Diam-diam mencintai sahabat sendiri lebih menyakitkan dari diam-diam mencintai orang lain. Kita yang tak pernah saling menyembunyikan. Kita yang selalu jujur apa adanya. Kini terpaksa aku harus berbohong padamu. Wahai sahabat terkasihku. Aku mencintaimu walaupun aku tau seharusnya tidak aku lakukan. Entah, sudah berapa lama aku mencoba menepis semua perasaanku padamu. Mencoba menyadarkan diri bahwa aku dan kamu hanyalah sahabat. Tak lebih dan harusnya tak boleh lebih dari itu.  Sangat sulit menyembunyikan semua yang aku rasa. Karena kamu adalah orang yang paling mengertiku. Harus bagaimana lagi aku menyembunyikan perasaanku agar tak terlihat di matamu. Aku bersembunyi bukan karena aku tak punya waktu. Aku sangat punya waktu untuk mengungkapkan semua padamu. Semua perasaan yang selama ini ku pendam. Tapi aku takut, aku takut kamu pergi.  Aku takut kamu berubah karena pengakuanku. Tapi aku juga takut mengkhianatimu karena kebohongan yang ku lakukan. Ini sungguh membingun...