DDMS part 2
hampir 24 jam aku habiskan waktu bersamamu bercanda tawa dan berbagi cerita kamu bagaikan pelita yang menerangi dalam gelap malamku kamu bagaikan angin yang menyejukkan nuraniku aku bahkan tak sampai hati untuk membohongimu aku mencintaimu. sungguh tapi aku tak berani mengatakan padamu dalam setiap detik yang kulalui bersamamu membangun banyak pengkhianatan banyak kebohongan datang silih berganti hanya karena hatiku mulai goyah karena ulahmu berkali-kali sudah aku maki diri ini mencari celah untuk lari darimu membuang semua pikirku tentangmu menepis semua rasa rindu saat aku tak bersamamu aku selalu takut menatap matamu kamu yang paling tau tentangku karena diam-diam mencintai sahabat sangat menyakitkan