Kamis, 30 Juni 2022
Bicara tentang Hujan
Sabtu, 26 Februari 2022
Aku Heran karena Mencintaimu
Terkadang melihat melihat senyummu juga menjadikan luka, entah karena aku terlalu egois atau karena alasan klasik karena takut kehilanganmu. Bagaimana bisa aku hanya menginginkan senyummu tertuju padaku, tanpa boleh kau berikan pada orang lain termasuk teman-temanmu. Aku sangat sadar bahwa apa yang aku lakukan itu salah, dan memang tidak seharusnya ada dalam hubungan kita. Tapi, aku masih tidak terima jika senyum manismu juga dinikmati oleh mata selain mataku. Tapi tenang, aku akan mengurangi sedikit egoku. Asalkan, kamu harus janji untuk tidak sembarangan tersenyum pada orang lain, kalau tidak sengaja dan memang harus baru tidak apa-apa.
Kadang kala ketika mengingat saat pertama kali berbagi cerita denganmu, membicarakan hal-hal yang tentu saja sejak awal tidak terlihat di matamu. Topik obrolan yang tentu saja tidak sesuai dengan raut wajahmu. Ternyata memang benar, jangan pernah menilai orang dari luarnya saja. Itu berlaku juga padamu, yang terlihat begitu dingin di luar tetapi sebenarnya kamu menyembunyikan kehangatan yang mungkin banyak orang yang tidak menyadainya.
Entah berapa kalipun kupikirkan. Aku masih tetap heran, bagaimana aku sebegitu mencintaimu dengan gilanya, hingga hari ini.
Senin, 21 Februari 2022
Aku Juga Sama
Untuk Fra, Sekali Lagi
Sudah lama aku berjanji tak akan menulis tentangmu lagi, tapi setiap kali hujan jatuh di awal Oktober, namamu selalu lolos dari ingatanku ya...
-
Cukup sampai di sini saja kisahnya. Jangan meminta lagi tentang rasa. Karena semua sudah tak ada. Kini tinggal masing-ma...
-
Asap kopi hitamku memenuhi ruangan mungil di perempatan jalan dekat lapangan sepak bola. Aku selalu menghabiskan malam hanya untuk berce...
-
Bener kata Dilan.. Jangan rindu. Berat. Iya.. emang berat. Apalagi yang dirindukan sudah jadi milik orang. Tapi jangan pernah salahkan r...