Ya!


sungguh...
aku muak dengan ocehan serupa
suara-suara kosong yang terus bersua

seperti pertunjukan gulat,
berdalih untuk menjadi kuat
berpacu tuk jadi yang paling erat

nyatanya...
semua palsu tanpa jiwa
hampa tanpa rasa

yang ada hanya tawa...
bukan bahagia
bukan setia

tapi olokan...
bagi yang kau anggap pecundang
ya!

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Entah Rindu atau Rela

Kopi Hitam

#Dilan Rindu itu Berat