Pendusta Mengungkap


dan saat kebosanan mengutuk para pendusta
ijinkan aku tuk berterus terang

dalam gelapnya dunia
kuarungi samudranya

dan saat aku melihat samarnya matamu
aku melambat
memupus semua kejadian
menepis semua khayal

dan saat itu pula kuungkapkan
kan kusampaikan semua yang kurasa

tentang kasih fana,
tentang kisah drama,
tentang keajaiban yang kuharap
 
lalu kuhunuskan penyesalan
dalam setiap malam 
kenapa aku bisa terjebak oleh sosokmu yang kelam? 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Entah Rindu atau Rela

Kopi Hitam

#Dilan Rindu itu Berat