Semestinya


saat aku melihat tatapanmu
gejolak rasa memaksa beradu
sampaikan salam pada kelabu
membawa sesal sang lalu

hati insan kini kelabu
bagaikan api memakan abu
kala rindu datang padaku
seperti palu tancapkan paku

dan kumasih membisu
tak percaya kala denganmu
seakan titipkan hati piluku
akankah kamu mau?

inilah rasa yang syahdu
bercahaya menyebut namamu
seakan ingin meminta hatimu
tuk bersandar dekat padaku

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Entah Rindu atau Rela

Kopi Hitam

#Dilan Rindu itu Berat